STAIN TAKENGON GELAR SEKOLAH PASAR MODAL

TAKENGON (STAINGPA) - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon kembali gelar sekolah pasar modal, di Aula Biro pada Selasa (26/3/2019). Kegiatan ini terlaksana atas prakarsa STAIN Takengon dilaksanakan oleh Jurusan Syariah bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Banda Aceh dan PT. RHB Sekuritas Indonesia.

Sebagaimana dimaklumi, Jurusan Syariah memiliki dua program studi yang berkaitan dengan sistem keuangan, yaitu: Program Studi Ekonomi Syariah (Eksya) dan Program Studi Perbankan Syariah (Persya). 

Sekolah pasar modal ini merupakan kegiatan lanjutan, dimana kegiatan serupa pernah digelar pada tahun lalu. Sebagai pemateri langsung hadir Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Banda Aceh, Tashrif Muhardi, SE, MM dan perwakilan PT. RHB Sekuritas Indonesia, Muslim. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi.

Wakil Ketua II Maulida, M. Ed mengatakan, pengetahuan tentang investasi pada zaman sekarang demikian penting. Karenanya, sekolah pasar modal diperlukan bagi mahasiswa sebagai penguatan kompetensi lulusan.

"Bagaimana cara kita berinvestasi supaya tidak ketinggalan dengan yang lain," katanya saat membuka kegiatan. 

Terpisah, Ketua STAIN Takengon menyampaikan apresiasi kepada pihak BEI Perwakilan Aceh dan PT RHB Sekuritas Indonesia yang secara berkelanjutan mendampingi STAIN dalam mendirikan dan mengelola Galeri Investasi Syariah (GIS).

Untuk diketahui, STAIN Takengon bersama dua instansi yang concern di bidang investasi tersebut meresmikan berdirinya GIS di kampus tersebut dan telah beroperasi sejak September tahun lalu.

Ketua Jurusan Syariah Dr. Abdul Aziz, MA menyebutkan, kegiatan sekolah pasar modal ini diadakan untuk membuka wawasan tentang investasi dan pasar modal baik dikalangan mahasiswa maupun masyarakat Aceh tengah.

"Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dan mahasiswa tidak merasa asing lagi dengan pasar modal dan kegiatan investasi," pungkasnya.

Sementara itu, Tashrif Murhadi menyebutkan bahwa STAIN Takengon merupakan perintis adanya sosialisasi pasar modal ini di Aceh bagian tengah.

"Dengan berperan di dunia pasar modal maka secara tidak langsung kita telah memainkan peran dalam memajukan perekonomian Indonesia, kegiatan ini akan mengasah para mahasiswa dan masyarakat untuk sukses dan mandiri dalam bidang perekonomian melalui dunia invetasi," ungkap Muhardi.

Pada sekolah pasar modal ini diberikan kepada masyarakat kampus dwngan materi level 1 dan 2 sekaligus. Turut hadir dalam pembukaan Kabag Administrasi Akademik Kemanusiaan dan Umum (AAKU) Bakri, MM dan Kasubbag Organisasi Kepegawaian, Hukum, dan Rumah Tangga (OKHRT) Wirda Novita, SE. (Humas) 

Lainnya :