STAIN GAJAH PUTIH LEPAS MAHASISWA KPM ANGKATAN VII, PESERTA TAHUN INI LEBIH BANYAK

TAKENGON (STAINGPA) - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon kembali melepas ratusan mahasiswa untuk menjalankan program Kuliah Pengbdian kepada Masyarakat (KPM) angkatan VII tahun 2019, Senin (11/2/2019).

Program KPM ini merupakan mata kuliah yang harus dituntaskan mahasiswa pada semester akhir. KPM angkatan VII ini diikuti mahasiswa lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pasalnya, KPM tahun 2019 ini diikuti lengkap dari perwakilan 12 prodi S1 yang ada di STAIN Gajah Putih Takengon. Tahun lalu, KPM ini hanya diikuti oleh tujuh prodi.

Seremoni pelepasan berlangsung di halaman Gedung Biro dihadiri pimpinan dan para dosen yang ditugaskan mendampingi mahasiswa selama KPM nantinya. Sementara peserta KPM sendiri tampak rapi dalam barisan dengan seragam hitam putih.

Pelepasan ditandai dengan penyematan almamater seragam KPM oleh Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus, S. KM kepada dua orang mahasiswa perwakilan peserta KPM. Penyematan ini sekaligus simbol bahwa mahasiswa selama mengikuti KPM, membawa almamater STAIN Takengon.

Dalam kesempatan itu, Wabup Firdaus menyampaikan kepada mahasiswa agar bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat di mana ditempatkan.

"Harapan kami mahasiswa dapat menjaga pergaulan, sopan santun, itu cerminan pemerintah daerah dan STAIN Gajah Putih Takengon," sebut Wabup.

Wabup Firdaus juga berharap, mahasiswa KPM nantinya bisa memberi penyuluhan bagi masyarakat sekaligus memperoleh ilmu dari mereka.

Sementara itu, dalam amanatnya, Ketua STAIN Dr. Zulkarnain, M. Ag diwakili Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan Ramdansyah Fitrah, M. Si, kembali menegaskan kepada peserta KPM agar tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. Selanjutnya peserta diminta untuk fokus pada program pengembangan aset sebagaimana model KPM yang digunakan, ABCD.

"Ini kesempatan mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi dan aset yang ada di kecamatan atau kampung," pungkas Waka III.

Ketua Panitia KPM yang juga Kepala P3M STAIN Hendriyanto Bujangga melaporkan, peserta KPM tahun ini sebanyak 402 orang. Sejumlah mahasiswa ini nantinya akan diantar pada 38 kampung dari dua kabupaten, Aceh Tengah dan Bener Meriah. Karena itu Hendri meminta dukungan pemerintah daerah untuk menyukseskan program KPM.

"Harapan kami program ini menjadi corong atau penyambung lidah program program pemerintah daerah," katanya.

Pantauan humas, puluhan orangtua dan wali mahasiswa turut memadati halaman Biro untuk menyaksikan prosesi pelepasan sekaligus memberikan dukungan kepada anaknya yang akan mengikuti program KPM. (Humas)

Lainnya :