REKTOR PERTAMA IAIN TAKENGON DILANTIK MENTERI AGAMA

(Foto: Akun Facebook Hendriyanto Boedjangga Saradi) 

JAKARTA (STAINGPA) - Seiring perubahan status dari STAIN Gajah Putih Takengon menjadi IAIN Takengon, maka sebutan atau nomenklatur untuk orang nomor satu di kampus tersebut turut menyesuaikan.

Sebutan Ketua yang semula disematkan kepada Dr. Zulkarnain, M. Ag sebagai pimpinan kampus STAIN, kini berubah menjadi Rektor setelah menjadi pimpinan IAIN.

Menteri Agama Fachrul Razi, pada Rabu (01/04/2020), melantik dan mengambil sumpah Dr. Zulkarnain, M. Ag atas jabatan Rektor IAIN Takengon di Jakarta.

Dengan ini, Dr. Zulkarnain, M. Ag tercatat dalam sejarah sebagai Rektor pertama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, kampus kebanggaan orang gayo.

Begitu kabar gembira ini diterima oleh sivitas IAIN Takengon melalui aplikasi pesan WhatsApp, ucapan selamat dan sukses pun kian mengalir untuk sang Rektor.

"Selamat bapak Dr. Zulkarnain atas pelantikan sebagai Rektor pertama IAIN TAKENGON," tulis seorang dosen.

"Alhamdulillah semoga sukses selalu seiring do'a semoga Bapak Rektor selalu sehat2 dan sukses serta selalu dalam pertolongan, perlindungan Allah SWT dalam beribadah bekerja dan berkarya demi kemajuan IAIN Takengon," demikian komentar dosen lainnya.

Dalam amatan humas, ungkapan rasa syukur dan gembira seperti ini juga terlihat pada beberapa akun media sosial milik pribadi warga IAIN Takengon.

"Agar Tercatat dalam sejarah, bahwa hari ini adalah hari bersejarah dalam perjalanan IAIN Takengon, Pelantikan Rektor Pertama IAIN Takengon (Dr. Zulkarnain, M.Ag) Oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Rabu 01 April 2020," tulis akun Hendriyanto Boedjangga Saradi di laman Facebook.

Selamat dan Sukses Pak Rektor, Semoga IAIN makin Jaya, Amin. 

Lainnya :