KETUA STAIN: TRANFORMASI LEMBAGA HARUS DIIKUTI TRANFORMASI BUDAYA KERJA

TAKENGON (STAINGPA) - Perubahan status STAIN menjadi IAIN Gajah Putih seperti sudah diambang pintu. Sebagaimana telah disampaikan Dirjen Pendis Prof. Dr. Phil. Komaruddin Amin, MA beberapa waktu lalu, perubahan tersebut diupayakan terwujud pada tahun 2019. 

"Tahun 2015 yang lalu pemerintah daerah, dewan penyantun, dan civitas akademika telah menyerahkan usulan kepada kementerian agama untuk perubahan status," sebut Ketua STAIN Dr. Zulkarnanin, M.Ag.

Menindaklanjuti hal itu, STAIN Gajah Putih menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyiapkan rancangan organisasi dan tata kerja (ortaker) IAIN Gajah Putih, di Aula Biro, Sabtu (28/07/2018).

"Perlu menjadi pemahaman kita bersama bahwa perubahan itu akan sangat besar nantinya mulai pimpinan, jurusan menjadi fakultas. Kasubbag minimal 18, itu eselon III, eselon II tentu akan bertambah, eselon IV akan bertambah," terang Ketua saat membuka kegiatan tersebut.

Dr. Zulkarnain, M.Ag juga berharap, perubahan status STAIN menjadi IAIN ini nantinya diikuti oleh perubahan pola pikir dan budaya kerja sivitas yang ada di dalamnya.

"Tentu bukan hanya transformasi kelembagaan tapi tranformasi cara berpikir dan perilaku, karenanya kita berharap transformasi kelembagaan diikuti dengan transformasi kinerja, budaya kerja, kita di bawah kementerian agama bertanggungjawab memberi pelayanan kepada masyarakat," harap Ketua.

Pada kesempatan itu, hadir Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Karo Ortala) Kemenag RI Drs. Afrizal Zen, M.Si dan Wakil Rektor III IAIN Padang Sidempuan Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag.

Kedatangan Karo Ortala Kemenag RI, sebut Ketua STAIN, untuk memberikan gambaran bagaimana ortaker terbaru, terbaru paling tidak bisa digunakan sampai tujuh tahun kedepan. 

Sementara alasan mengundang pimpinan IAIN Padang Sidempuan yang semula ditujukan pada rektor itu juga disampaikan oleh Ketua. 

"Salah satu kampus yang bertranformasi menjadi IAIN, yang fenomenal itu Padang Sidempuan, baru IAIN sudah punya ma'had, " imbuhnya. 

Hadir pula pada kegiatan tersebut unsur muspida, tokoh masyarakat, dewan penyantun, dan sivitas akademika STAIN Gajah Putih Takengon. (Humas)

Lainnya :