BICARA DI AICIS KE-19, SAKDIYAH MA’RUF: BAGI GENERASI MUDA, DUA HAL YANG HARUS DIPERTAHANKAN

JAKARTA (STAINGPA) – Nama Sakdiyah Ma’ruf tentu tidak asing bagi kalangan pemirsa stand up comedy tanah air. Ya, dia adalah seorang komika (stand up comedian) perempuan keturunan Arab dengan segudang penghargaan. Melansir laman beritagar.id , komika kelahiran 1982 tersebut dinobatkan sebagai salah satu dari 100 perempuan inspiratif dan berpengaruh di dunia versi BBC tahun 2018.

Malam tadi (02/10/2019), Sakdiyah hadir mengisi diskusi panggung AICIS ke-19. Eits, kedatangan Sakdiyah dipanggung ilmuwan itu bukan untuk menyampaikan materi komedi lho. Dia bersama dua pembicara lainnya didaulat sebagai narasumber tentang “Future Trajectory of Indonesian Youth”.

Menjadi pengisi diskusi panggung penutup di hari kedua AICIS, Sakdiyah menjadi daya tarik tersendiri bagi para akademisi dari berbagai penjuru dunia. Seperti biasa, dengan gaya humornya, Sakdiyah menyentil persoalan anak muda masa kini yang dinilai sebagian orang terlalu konservatif.

Menurut dia, dunia digital menunjukkan bahwa kecenderungan generasi muda saat ini justru bergerak ke arah sebaliknya. Buktinya, kata dia, pada faktanya pengikut akun islami di media sosial seperti pemuda hijrah masih kalah jauh dibanding akun influencer dari selebriti seperti Atta Halilintar dan Awkarin.

 “Apakah benar anak muda sekarang bergeser terlalu ke kanan?” tanya Sakdiyah pada para akademisi yang kata dia paling santai karena apapun yang terjadi, “pokoknya teliti saja”.

Diakhir sesi, sang moderator bertanya kepada para pembicara, ‘apakah ada yang harus dipertahankan dari perubahan generasi milenial saat ini?’. Jawaban Sakdiyah kembali membuat para akademisi serius tapi terhibur.

“Ada, yang pertama kesadaran ketuhanan yang kedua kewajiban kemanusiaan, selebihnya improvisasi,” kata dia.

Tak kalah menarik, Sakdiyah Ma’ruf menjadi pembicara AICIS bersanding dengan Founder of Peace Generation yang entrepeneur muda kreatif dan penulis buku, Irfan Amali. Pembicara berikutnya, adalah akademisi muda Najib Kaelani.

Sakdiyah Ma’ruf diagendakan akan menyampaikan materi stand up comedy dengan bahasa Inggris pada seremoni penutupan AICIS malam nanti. (Humas)

Lainnya :